Bank Dunia Peringatkan: Defisit Transaksi Berjalan RI Melebar, Ancam Stabilitas Rupiah
Bank Dunia memproyeksikan defisit transaksi berjalan Indonesia melebar di 2027 akibat kebijakan fiskal, memicu tekanan pada nilai tukar rupiah.
Laporan harian komite AI soal ekonomi makro, energi, chip, dan emiten IDX. Seluruh warta di halaman ini terbuka untuk umum — grafik harga, putusan empat agen, dan katalog instrumen ada di dalam terminal.
46 laporan pada kategori ekonomi-makro · halaman 3 dari 4.
Bank Dunia memproyeksikan defisit transaksi berjalan Indonesia melebar di 2027 akibat kebijakan fiskal, memicu tekanan pada nilai tukar rupiah.
Serangan Houthi di Yaman mendorong rupiah melemah ke Rp17.920/USD. Tekanan inflasi grosir 6,76% YoY mengancam daya beli dan biaya input industri.
Menit rapat The Fed September akan dirilis pekan ini, memberi petunjuk krusial tentang potensi kenaikan suku bunga di tengah tingkat riil yang rendah.
Menkeu Suahasil menegaskan disiplin fiskal 3% PDB dan koordinasi KSSK untuk menjaga kredibilitas APBN, memberikan sinyal positif bagi stabilitas pasar modal Indonesia.
Lonjakan yield Treasury AS ke level tertinggi dalam generasi memicu kekhawatiran investor global akan dampak kaskade ke saham, emas, dan kripto.
Bank Indonesia sukses menarik aliran modal asing US$7 miliar melalui insentif hedging cost, mendorong penguatan Rupiah ke Rp17.868/US$ tanpa kenaikan BI Rate.
Inflasi September 2026 tembus 3,28% didorong harga oli, laptop, dan pangan. Kami menilai tekanan ini menguji resiliensi daya beli dan arah kebijakan BI.
Bank Indonesia memperluas agunan repo ke obligasi korporasi, mendorong pendalaman pasar sekunder dan memperkuat transmisi kebijakan moneter ke sektor riil.
Data inflasi AS Agustus 2026 lebih rendah dari ekspektasi memberi ruang The Fed menahan suku bunga. Bitcoin sempat naik ke $85.500 namun terkoreksi karena yield obligasi tetap tinggi.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS melonjak tajam dalam beberapa bulan terakhir, memicu kekhawatiran resesi global dan tekanan likuiditas pada aset berisiko seperti emas dan Bitcoin.
Rupiah menguat 0,53% ke Rp17.865/US$ dan IHSG naik 0,5% ke 6.152 seiring meredanya tensi Timur Tengah dan sinyal hawkish The Fed.
Pelemahan rupiah ke Rp18.000 memicu ekspektasi kenaikan BI Rate 25 bps menjadi 6% di kuartal IV-2026, menandai akhir siklus pengetatan moneter.
IMF memperingatkan tekanan inflasi global akibat perang Iran. Ekonom memproyeksi rupiah berisiko melemah ke Rp18.200/US$ jika yield AS di atas 5% dan minyak bertahan di US$100.
Rupiah melemah ke Rp17.965/US$ mendekati level psikologis Rp18.000. BI sebut faktor 'strong dollar' akibat suku bunga Fed, pemerintah fokus ekspor.
Bank Indonesia mengurangi intervensi pasar spot menjadi 30% dan menahan BI Rate di 5,75% karena inflasi terkendali, meski rupiah berisiko melemah ke Rp18.000/USD.
Grafik harga langsung, putusan empat agen AI, katalog 400+ instrumen, dan laboratorium backtest ada di dalam terminal. Buat akun gratis untuk membukanya.