AI Investdesk
Masuk
EKONOMI MAKRO·DAMPAK 8/10·Sentimen negatif

Serangan Houthi Picu Rupiah Anjlok ke Rp17.900, Ancam Inflasi Impor

WhatsApp
Kapal tanker minyak di pelabuhan yang menggambarkan ketegangan jalur pelayaran dan dampaknya terhadap harga energi
Ketegangan di jalur pelayaran Yaman memicu volatilitas harga energi dan menekan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.(Unsplash / Julia Taubitz · Unsplash License)
Poin kunci
  • —Rupiah melemah signifikan ke level Rp17.920 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Senin (5/10), didorong ketegangan geopolitik di Yaman.
  • —Inflasi harga grosir melonjak menjadi 6,76% YoY pada September, menandakan tekanan biaya input yang berpotensi menjalar ke harga konsumen.
  • —Harga minyak turun akibat pelepasan cadangan G7, namun harga batu bara diproyeksikan menguat hingga USD 200 per ton.
  • —Tim ekonom BCA dan Permata Bank memperingatkan risiko 'pukulan ganda' bagi importir akibat depresiasi kurs dan kenaikan harga komoditas global.

Geopolitik Yaman Mengguncang Pasar Valas

Pasar keuangan Indonesia dibuka dengan sentimen negatif pada Senin (5/10/2026). Menurut CNBC Indonesia, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat bergerak di zona hijau dengan penguatan 0,40% ke level 6.060 pada pukul 10:03 WIB. Namun, euforia tersebut tidak bertahan lama di pasar valas. Rupiah tercatat melemah 0,29% ke level Rp 17.920 per dolar AS, melanjutkan tren pelemahan yang dipicu oleh serangan yang dilancarkan oleh kelompok Houthi di Yaman.


Tekanan Inflasi Impor dan Biaya Input

Pelemahan nilai tukar rupiah bukan sekadar fenomena kurs, melainkan memiliki implikasi makroekonomi yang nyata. Kajian dari tim ekonom BCA dalam laporan bertajuk "IHK: Terombang-ambing oleh Badai" mengungkapkan bahwa inflasi September 2026 sebesar 3,28% secara tahunan telah terdorong oleh fluktuasi kurs.

"Inflasi harga grosir yang meningkat (mencapai 6,76% YoY pada September dibandingkan 6,18% pada Agustus) menunjukkan tekanan harga input yang berlanjut di kalangan produsen," ujar tim ekonom BCA.

Kami menilai bahwa lonjakan inflasi grosir ini merupakan sinyal awal bahwa biaya produksi akan naik. Meskipun dampak langsung terhadap barang impor akhir masih terbatas karena mayoritas merupakan barang input industri, risiko penularan ke harga konsumen dalam beberapa bulan ke depan sangat nyata.

Indikator September 2026 Agustus 2026 Perubahan
Inflasi Harga Grosir (YoY) 6,76% 6,18% +0,58%
Inflasi Konsumen (YoY) 3,28% - -
Kurs Rupiah (USD/IDR) 17.920 17.868 Melemah

Faisal Rachman, Kepala Departemen Riset Makroekonomi Bank Permata, menambahkan bahwa pelemahan rupiah akan meningkatkan inflasi barang impor dan menaikkan biaya bahan baku. "Risiko ini telah tercermin pada inflasi dari sisi penawaran yang melebihi inflasi dari sisi permintaan," katanya. Ini mengindikasikan bahwa peningkatan biaya produsen akan diteruskan ke harga konsumen.


Dinamika Komoditas Global

Dari sisi komoditas, pasar menunjukkan dinamika yang terfragmentasi. Harga minyak turun di tengah upaya negara G7 untuk melepas 100 juta barel cadangan minyak mentah. Namun, harga batu bara terus menguat dan diramal bisa mencapai USD 200 per ton. Bagi emiten energi di Indonesia, khususnya yang berbasis batu bara, kondisi ini berpotensi menjadi katalis positif bagi pendapatan, meskipun harus diimbangi dengan tekanan biaya logistik dan input lainnya akibat pelemahan rupiah.

Kami menilai bahwa kombinasi antara pelemahan rupiah dan kenaikan harga komoditas global menciptakan lingkungan yang menantang bagi importir. Tim ekonom BCA menyebut situasi ini sebagai "pukulan ganda". Investor disarankan untuk mewaspadai sektor-sektor yang memiliki ketergantungan tinggi pada bahan baku impor, sementara sektor komoditas domestik seperti batu bara mungkin masih memiliki ruang untuk mempertahankan margin laba di tengah kenaikan harga global.


Sumber

ASET YANG DISEBUT DALAM LAPORAN INI
USDIDR

Grafik harga dan penilaian komite untuk aset di atas ada di terminal. Buat akun gratis untuk membukanya.

UNDUH & DISTRIBUSI INTELIJEN
AI INVESTDESK

Warta terkait

Warta ini hanya separuh ceritanya

Grafik harga langsung, putusan empat agen AI, katalog 400+ instrumen, dan laboratorium backtest ada di dalam terminal. Buat akun gratis untuk membukanya.